Harga Den Haag Klappertaart Bandung – Pernah dengar yang namanya kue klappertaart? Berbeda dengan kue brownies kukus Amanda atau kue bolu pisang Kartika Sari yang kerap dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Tapi ingat, bukan berarti ClapperTart tidak bagus lho. Meski mempunyai nama Belanda, namun menurut Wikipedia, Klappertart sendiri merupakan kue Manado yang terinspirasi dari masakan kue khas Belanda pada masa lalu. Sesuai dengan namanya, kue ini terbuat dari serpihan kelapa muda yang lembut. Di Bandung penjualnya tidak banyak, yang saya tahu hanya Denhaag Clappertart dan Evieta Clappertart.
Denhaag Klappertaart sendiri memiliki gerai yang lokasinya bisa dibilang sangat strategis. Tokonya ada di Dago, Sihampelas, Pasteur dan bagi yang bingung dan hanya bisa mengambil keputusan saat cedera bisa juga membeli di outlet yang ada di rest area tol Pasteur. Wah, sudah lama sekali saya tidak makan kue tar ular berbisa. Jadi, ketika saya melewati salah satu gerainya di Jalan Kebon Kawung, tak jauh dari pintu masuk Stasiun Bandung, saya terpikir untuk mampir dalam perjalanan keluar rumah keesokan harinya.
Harga Den Haag Klappertaart Bandung
Seperti toko kue lainnya, gerai Denhaag Klappertart juga menawarkan berbagai macam kue kering dan basah. Untuk kerupuk ada jenis kerupuk panggang dan kerupuk basah. Dulu ada kerupuk yang masih mengandung rum, sehingga pembeli muslim ragu untuk membeli, ternyata sekarang rum tidak terpakai, kata pramuniaga tersebut. Seorang pria. Selain clapper tart, kue lain yang bisa Anda coba antara lain Bluder Tape, roti khas Belanda yang bentuknya menyerupai kue bolu berbentuk bulat namun dengan campuran tapu yang inovatif. Lalu ada jutaan kue favorit, seperti brownies kukus, brownies panggang, dan bola pisang.
Sprekken Cafe & Resto Sajikan 105 Menu Makanan Dan Minuman
Hanya saja, jangan lihat di etalase kaca, karena versi kerupuk basah tidak dijual di sana melainkan di lemari es. Varian ini tidak bertahan lama pada suhu udara normal sehingga kurang cocok dijadikan monumen ekstrakurikuler dari Bandung. Iya, tapi rasanya enak banget, kok! Yang bisa saya katakan adalah, ini adalah salah satu kue terlezat, atau mungkin lebih tepat disebut puding, yang pernah saya makan baru-baru ini. Harganya agak mahal, tapi gapapa, yang penting enak! Manis sekali, tapi aku tidak peduli betapa manisnya itu. Karena susu dan telurnya tinggi, pudingnya juga empuk dan enak. Kue basah ini memiliki beberapa varian rasa antara lain original, mangga yang sudah saya coba di atas, dan markisa.
Grilled clapper tart juga pilihannya beragam, namun yang membedakan hanyalah toppingnya, bagian dalamnya sama, hanya parutan kelapa saja. Ada topping almond, kacang-kacangan, kismis, dan keju. Nah, kebetulan ada satu paket berisi empat potong clappertart panggang berukuran mini dengan tiga topping berbeda. Itu benar, saya membelinya. Namun kekurangannya adalah kerupuk mini ini memiliki ketebalan yang berbeda dengan kerupuk panggang berukuran besar. Ibarat roti, saya selalu makan bagian pinggirnya dulu, sampai agak gosong, baru bagian tengahnya yang empuk dan manis. Hmm, bagus!
Saya suka buku. Saya suka film. Saya suka lelucon yang bagus. Saya suka makanan enak. Saya suka mengambil gambar dan saya suka bepergian. Lihat semua postingan Fachri Reza
Den haag belanda, den haag university, toko nusantara den haag, den haag klappertaart bandung, tempat wisata di den haag, klappertaart den haag, klapertart den haag bandung, den haag klappertaart jakarta, resep klappertaart den haag, klappertaart den haag terdekat, harga klapertart den haag bandung, klappertaart den haag harga