Cara Membaca Alkitab Dengan Benar – Kali ini oknum pastor yang menyesatkan masyarakat suatu daerah, tepatnya di Paroki St. Paulus di Depok. Setelah membaca bacaan pertama dari Perjanjian Lama, pastor – yang merupakan salah satu umat paroki di daerah tersebut – berteriak, “Demikianlah konon.”
Ia berharap orang-orang yang menghadiri Misa di daerah itu akan menanggapi, “Terima kasih, Bapa Surgawi.” Tapi, jawabannya tidak pernah datang. Mereka mengepalkan tangan dan saling memandang dengan bingung.
Cara Membaca Alkitab Dengan Benar
Imam yang memimpin misa mengulangi: “Demikianlah firman Tuhan.” Tiba-tiba orang yang hadir menjawab: “Alhamdulillah.” Namun, dari barisan kanan belakang terdengar suara: “Alhamdulillah.”
Pdf) Menjelajahi Spiritualitas Milenial: Apakah Membaca Alkitab, Berdoa, Dan Menghormati Acara Di Gereja Menurun?
Mari kita telusuri ketiga rumusan yang umum digunakan dalam ibadah Sabda, baik dalam perayaan Ekaristi maupun dalam ibadah biasa.
Dalam perayaan Ekaristi, hendaknya pembaca menutup bacaan pertama dan kedua dengan rumusan “Demikianlah firman Tuhan.” Tidak ada rumusan yang digunakan selain yang diterima oleh Gereja Katolik Indonesia. Apakah ada kebenaran dalam pernyataan ini?
Pembaca yang bertanggung jawab membaca Alkitab harus memahami bahwa mereka tidak hanya membaca Alkitab, tetapi juga menyebarkan Firman Tuhan. Lebih dari itu, Tuhan sendiri berbicara kepada umat-Nya melalui tindakan manusia yang membaca.
Dei Verbum, salah satu dokumen Konsili Vatikan Kedua tentang Wahyu Ilahi menyatakan: “Firman Allah yang diungkapkan dalam bahasa manusia telah menjadi seperti bahasa manusia, sebagaimana Sabda Bapa Yang Kekal pernah diselubungi. Di dalam tubuh manusia yang lemah.”
Pdf) Membangun Disiplin Rohani Siswa Pada Generasi Milenial Melalui Jurnal Membaca Alkitab [building Milenial Students’ Spiritual Discipline Through Bible Reading Journalling]
Dengan keyakinan ini, rumusan “Demikianlah firman Tuhan” sebenarnya menegaskan makna alkitabiah tersebut. Bacaan yang didengar adalah Firman Tuhan. Tuhan berbicara kepada umat-Nya melalui pembaca Alkitab.
Oleh karena itu, pembaca harus mengakhiri misinya dengan berbicara tentang melampaui kemanusiaannya dan menunjukkan bahwa ia hanyalah alat yang digunakan untuk menyebarkan firman Tuhan.
Dalam konteks ini ada kisah unik seorang frater TOP (Tahun Orientasi Pastoral) di Seminari Menengah NTT Flores. Saudara TOP ditugaskan sebagai guru mata pelajaran Alkitab tambahan di sebuah sekolah untuk calon pendeta.
Di kelas pertama sore hari, TOP memulai pertemuan dengan mengajukan pertanyaan. “Jika Anda bisa menyimpulkannya dalam tiga kata, apa isi bagian ini?” Dia mengangkat Alkitab di tangannya.
Cara Untuk Membaca Seluruh Alkitab Dalam Setahun
Mahasiswa seminari tahun ketiga itu terdiam beberapa saat. Bagaimana Alkitab bisa begitu tebal, dengan begitu banyak cerita yang berbeda, dapat diringkas dalam tiga kata. Tidak mungkin merangkum satu halaman teks hanya dalam tiga kata, apalagi Alkitab.
Namun, saudara-saudara terkemuka bersikeras melakukan hal itu. Dia ingin siswa SMP di seminari ini menggunakan seluruh kekuatannya untuk menemukan tiga kata ini. Maka muncullah berbagai tebakan, seperti teka-teki silang.
Ada orang yang mengatakan, “perkataan Yesus Kristus”, “perjanjian antara Allah dan manusia”, “perjanjian lama dan perjanjian baru”, dan seterusnya. Yang pasti, ini semua salah.
Perjanjian Lama menceritakan rencana keselamatan Allah bagi umat manusia, pertama melalui individu, kemudian suku, dan akhirnya bangsa pilihan. Mulai dari Abraham, Ishak, Yakub hingga Bani Israil.
Bagaimana Mulai Membaca Alkitab: 3 Langkah Sederhana.
. Kata Yehuwa muncul sekitar 6.000 kali dalam Perjanjian Lama, Elohim 2.570 kali, Eloah 57 kali, dan El 226 kali. Meskipun masih ada perdebatan di kalangan ahli Alkitab, kata Allah mengacu pada Tuhan Yang Mahakuasa/Yang Mahakuasa (lih. Keluaran 6:2), yaitu “yang menjadi tujuan semua manusia dan menjadi tujuan semua manusia”. “
Membaca Perjanjian Lama seperti membaca sejarah penebusan bangsa Israel, yang dimulai dengan perjanjian antara Tuhan (Yehuwa) dan bapak pendiri Abraham. Ibarat membaca rencana Tuhan (Yehuwa) yang tetap setia kepada Abraham dan keturunannya, bangsa Israel, untuk membawa penebusan ke Tanah Perjanjian.
Pada saat yang sama, Perjanjian Baru adalah rencana keselamatan Allah bagi umat manusia melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Sekarang, Tuhan mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Perjanjian Baru adalah Putra-Nya sendiri.
Kisah hidup Yesus, mulai dari kelahiran, kematian, kebangkitan hingga kenaikan, tercatat dalam Perjanjian Baru, khususnya Injil Sinoptik dan Injil Yohanes.
Bagaimana Cara Membaca
Sementara itu, setelah kenaikan-Nya, karya penebusan Kristus—di dalam dan melalui Roh Kudus—berlanjut melalui para rasul dan gereja mula-mula. Kisah mereka dianggap sebagai bagian integral dari cara Tuhan menyelamatkan umat manusia hingga akhir zaman. Melalui cerita dan klaim mereka, Tuhan menceritakan tentang Yesus, keturunan Daud, yang mati untuk umat manusia dan bangkit kembali.
Mari kita lihat perayaan Ekaristi. Bacaan pertama dalam perayaan Ekaristi atau liturgi biasanya diambil dari Perjanjian Lama. Bacaan kedua diambil dari kitab-kitab Perjanjian Baru, tidak termasuk Injil.
Di akhir bacaan pertama dan kedua, pembaca berkata, “Demikianlah firman Tuhan,” dan jemaat menjawab, “Syukur kepada Tuhan.” Ya, kami bersyukur kepada Tuhan atas rancangan rencana keselamatan yang konsisten dan setia dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru. Dari kisah Abraham, Ishak dan Yakub hingga bangsa Israel, para rasul dan gereja mula-mula. Terima kasih Tuhan atas semua rencana ini.
Sedangkan bacaan Injil diambil dari ringkasan (Matius, Markus, Lukas) dan bacaan Injil Yohanes. Meski berbeda pendekatan dan cara penulisannya, namun bacaan Injil semuanya menceritakan kisah puncak rencana keselamatan di mana Yesus adalah tokoh utamanya. Oleh karena itu, kita hendaknya mengucapkan, “Terpujilah Kristus.” Karena Dia datang ke dunia melalui inkarnasi dan menyelamatkan umat manusia. Kristus yang Terberkati. (*)
Cara Membaca Alkitab
Cara membaca alkitab yang baik dan benar, membaca alkitab dengan benar, cara membaca alquran dengan benar, cara membaca alkitab yg benar, cara membaca buku dengan benar, cara membaca alkitab dengan betul, membaca alkitab yang benar, cara membaca tajwid dengan benar, cara membaca iqro dengan benar, cara membaca inggris dengan benar, cara membaca alkitab dengan baik, cara membaca dengan benar