Cara Memakai Kondom Yang Baik Dan Benar – Awas Bocorannya: Begini Cara Pakai Kondom yang Benar Diterbitkan: 24 Juni 2019 Terakhir Diperbarui: 16 Juni 2021 Diakses 2 Juli 2019 Waktu Baca: 3 menit
Kondom bisa menjadi alat kontrasepsi bagi Anda yang ingin menunda memiliki momongan. Dibandingkan dengan jenis alat kontrasepsi lainnya, kondom biasanya lebih mudah digunakan dan dapat ditemukan di supermarket, supermarket, atau apotek setempat. Meski mudah didapat, ternyata banyak orang yang belum mengetahui cara menggunakan kondom yang benar. Hati-hati: penggunaan kondom yang salah bisa “merusak” bahkan meningkatkan risiko terkena Infeksi Menular Seksual (IMS), lho!
Cara Memakai Kondom Yang Baik Dan Benar
Di Indonesia sendiri, kondom merupakan metode kontrasepsi yang paling populer dan banyak yang memilihnya. Selain mudah digunakan, kondom juga 98% efektif mencegah kehamilan jika dipasang dengan benar.
Seperti Apa Kondom Buat Perempuan?
Tak hanya itu, kondom juga menjadi satu-satunya alat kontrasepsi yang mampu mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS). Untuk itu, setiap pasangan yang ingin berhubungan intim disarankan untuk menggunakan kondom agar lebih terlindungi dan aman saat bercinta.
Menggunakan kondom sebelum berhubungan intim sebenarnya sangat sederhana. Namun saking mudahnya, banyak orang yang meremehkannya. Alih-alih mencegahnya, kondom yang salah tempat justru bisa bocor dan meningkatkan peluang kehamilan.
Sebelum Anda menggunakan kondom dan mulai bercinta, pastikan terlebih dahulu bahwa kondom yang Anda miliki masih berfungsi. Caranya, periksa dulu tanggal kadaluarsa pada kemasannya dan periksa kondisi fisik kondom.
Ya, alat kontrasepsi pria ini juga memiliki tanggal “use by” yang patut Anda perhatikan. Kondom yang sudah melewati tanggal kadaluarsa sudah pasti tidak bisa digunakan karena mudah robek.
Menggunakan Kondom Tapi Masih Bisa Hamil?
Pada dasarnya, kondom yang dijual di pasaran telah melalui berbagai pengujian dan uji kesehatan mengenai kekuatan dan efektivitas produknya. Oleh karena itu, risiko kebocoran kondom saat masih di dalam kemasan biasanya rendah.
Untuk membuktikannya, cobalah meledakkan kondom seperti balon dan mengisinya dengan air. Kondom dalam kondisi baik tidak akan rusak kecuali kondom tersebut sebelumnya telah rusak.
Setelah Anda yakin kondisi kondom masih bagus dan aman digunakan, kini Anda bisa mulai membuka bungkus kondom. Biasanya terdapat tanda panah di ujung kemasan plastik kondom untuk menunjukkan di mana harus mulai merusaknya.
Jangan membuka kemasan kondom dengan gigi atau gunting. Selain itu, berhati-hatilah dengan paku yang tajam agar bagian dalam kondom tidak robek secara tidak sengaja.
Ini Mitos Mengenai Kondom Yang Perlu Diluruskan
Sebelum melanjutkan pemasangan, pastikan penis sudah mencapai kondisi ereksi. Jika tidak, kondom akan terasa longgar dan mudah lepas jika dipasang pada penis yang masih lemah.
Pegang ujung (bagian yang agak runcing) kondom dengan jari telunjuk dan ibu jari. Ujung kondom merupakan tempat penampungan air mani nantinya.
Masih memegang ujung kondom, gulung kondom hingga menutupi seluruh batang penis. Pastikan kondom menutupi batang penis dengan baik hingga pangkal penis.
Selain mencegah kondom lepas saat berhubungan intim, cara ini juga dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual seperti sifilis dari kulit ke kulit. Kondom yang dipasang dengan benar ditandai dengan kondom tidak terasa terlalu longgar atau terlalu ketat.
Berhubungan Intim Pakai Kondom Tapi Sperma Dikeluarkan Di Dalam, Bisa Hamil?
Kebocoran kondom tidak hanya disebabkan oleh penggunaan kondom yang tidak tepat, tetapi juga karena gesekan saat berhubungan, bila perlu dapat digunakan pelumas untuk mengurangi gesekan saat berhubungan.
Setelah Anda selesai ejakulasi dan berhubungan seks, penting bagi Anda untuk segera melepas kondom dengan benar. Hati-hati: melepas kondom secara sembarangan juga dapat menyebabkan kondom bocor dan meningkatkan risiko kehamilan!
Saat penis masih ereksi, setelah ejakulasi, pegang kondom di pangkal penis sambil menarik penis keluar dari vagina. Lepaskan kondom dan bungkus dengan kain sebelum dibuang ke tempat sampah.
Selalu gunakan kondom baru sebelum Anda mulai berhubungan seks lagi. Ini harus dilakukan terlepas dari apakah Anda pernah ejakulasi sebelumnya atau belum.
Beri Proteksi Cegah Hiv Hingga Kehamilan Tak Diinginkan, Begini Cara Pakai Kondom Yang Benar
Ingatlah bahwa setiap kondom hanya dapat digunakan satu kali dan dibuang. Penggunaan kondom secara berulang-ulang dapat mengurangi kemampuannya dalam menahan sperma. Akibatnya, risiko kehamilan dan penyakit menular seksual pun meningkat.
Para editor berusaha keras untuk memberikan informasi yang benar kepada pembaca kami. Kami bekerja sama dengan dokter dan dokter serta menggunakan sumber terpercaya dari institusi terkait. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang proses pengiriman kami di sini.
Artikel ini hanya untuk informasi medis, bukan diagnosis medis. Kami tetap menyarankan untuk menghubungi dokter yang ahli di bidangnya secara langsung.
Konten ini telah ditulis atau diulas oleh para profesional medis dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber terpercaya.
Mau Seks Aman? Ikuti 7 Tips Penggunaan Kondom Ini!
Tim redaksi berupaya menyediakan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, relevan, dan bermanfaat. Anda dapat membaca seluruh proses pengiriman di sini.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar mengenai artikel kami, Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau mengirim email kepada kami di [email protected]Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi yang digunakan sebagai perlindungan saat berhubungan seks. Kondom lateks bisa digunakan di area penis sebelum bercinta. Cara ini dinilai paling efektif dalam mencegah kehamilan dan mengurangi risiko infeksi menular seksual.
Namun penggunaan kondom yang tepat seringkali diabaikan. Padahal, penyalahgunaan kondom hanya menyebabkan alat kontrasepsi ini tidak berfungsi dengan baik hingga berujung pada kehamilan dan infeksi menular seksual.
Sebelum terjadi hal buruk akibat penggunaan kondom yang salah, alangkah baiknya kita memperhatikan cara penggunaan kondom yang benar. Meski Anda menggunakan kondom dengan benar, hal ini bisa membantu bercinta dengan pasangan menjadi lebih aman dan nyaman.
Cara Memilih Ukuran Kondom Yang Tepat
Penggunaan kondom seringkali dianggap remeh, bahkan tidak dicari ukurannya yang tepat. Padahal, salah satu tips menggunakan kondom dengan benar adalah memilih kondom yang sesuai dengan ukuran penis Anda.
Sebelum membeli, Anda perlu memastikan ukuran penis Anda untuk mengetahui ukuran kondom. Biasanya ukuran yang dijual di pasaran mulai
Beberapa merek menawarkan kondom yang dapat diregangkan ke berbagai ukuran penis, dengan panjang ekstra di ujungnya membantu mencegah ejakulasi.
Selain itu, ada beberapa merek kondom yang dirancang khusus untuk penis besar atau kecil.
Perhatikan Cara Pemakaian Kondom Yang Benar Saat Hendak Bercinta
Penggunaan kondom yang salah ukuran dapat menyebabkan kondom patah atau bahkan terlepas dari penis saat digunakan. Hal ini membuat kondom menjadi kurang efektif.
Sebelum menggunakan kondom, disarankan untuk memeriksa kemasan kondom yang Anda beli. Tampaknya ini adalah hal pertama yang perlu Anda periksa untuk menghindari risiko kesehatan yang serius.
Pastikan kondom belum kadaluarsa dan kemasannya masih tertutup atau tersegel rapat. Selain melihat tanggal yang tertera, Anda juga dapat menekan kemasan kondom untuk memastikan terdapat kantong udara di dalam kemasan kondom.
Hindari membeli kondom dengan kemasan rusak, segel terbuka, bocor, atau bahkan kondom kadaluwarsa. Dalam keadaan seperti ini, jelas kondom sudah tidak layak digunakan lagi.
Hal Penyebab Kehamilan Meski Sudah Pakai Kondom
Langkah kedua yang perlu Anda lakukan untuk menggunakan kondom dengan baik dan benar adalah dengan membuka kemasannya secara perlahan. Jangan terburu-buru karena dapat merusak kondom.
Buka kemasan kondom dengan benar. Jika Anda tidak yakin dan ini pertama kalinya, disarankan untuk mengikuti petunjuk pembukaan paket. Tidak disarankan membuka kemasan kondom dengan gunting, gigi, atau benda tajam lainnya karena dapat merusak kondom.
Sebelum merobek kemasannya, pindahkan kondom ke sisi yang berlawanan agar tidak robek bersama kemasannya. Sobek kemasannya dengan hati-hati dari ujungnya.
Dengan jari, remas ujung kondom yang paling rapat di tengah lingkaran agar ucapan tidak tersampaikan. Perlu diingat bahwa membiarkan udara masuk ke dalam kondom akan menyebabkan kondom mudah pecah dan rusak.
Rekomendasi Kondom Durex Terbaik Untuk Sesi Bercinta
Untuk menghindari kerusakan pada kondom, jangan mengeluarkan kondom dari kemasannya dengan jari yang berkuku panjang.
Pastikan kondom tidak terbalik. Untuk melakukan ini, gulung kondom sedikit hingga terbuka. Sebagai panduan penggunaan kondom yang benar, Anda harus mengetahui bahwa posisi yang benar adalah saat roller berada di luar penis.
Cara menggunakan kondom yang benar dan nyaman adalah dengan menekan ujungnya dengan jari telunjuk dan ibu jari saat ingin memasangnya di penis. Dengan tangan Anda yang lain, Anda bisa membuka kondom sepanjang penis hingga mencapai pangkal penis.
Setelah selesai berhubungan badan dan ejakulasi, segera keluarkan penis dari vagina. Hal ini berguna untuk mencegah kondom bocor ke dalam vagina.
Kondom Dan Vasektomi Sebagai Alat Kontrasepsi Pria
Setelah penis sudah keluar seluruhnya, langkah selanjutnya adalah menarik keluar kondom secara perlahan agar sperma di dalamnya tidak keluar.
Berikut beberapa hal tepat dan nyaman yang dapat Anda lakukan jika ingin menggunakan kondom. Usahakan jangan sembarangan menggunakannya untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.
Para ahli segera menjawab konsultasi dan pertanyaan secara gratis. Jadi pastikan Anda memiliki akun untuk mulai mengajukan pertanyaan. Kondom dikenal sebagai alat kontrasepsi yang mudah didapat dan digunakan. Menggunakan kondom merupakan salah satu cara yang dipilih banyak orang untuk mencegah kehamilan. Namun, agar hasilnya seefektif yang diharapkan, cara penggunaan kondom harus diikuti.
Penggunaan kondom saat berhubungan intim sebenarnya cukup banyak dianjurkan. Khususnya bagi pasangan yang belum menikah. Sementara itu, penggunaan kondom juga sangat dianjurkan bagi pasangan suami istri jika tidak ingin menggunakan metode kontrasepsi lain. Manfaat dan cara penggunaan kondom yang benar akan dibahas lebih detail di bawah ini.
Keampuhan Kondom Untuk Cegah Penyakit Menular Seksual
Topik tentang kondom seringkali dianggap tabu, padahal topik ini penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang reproduksi. Paling tidak, Anda perlu memahami manfaat penggunaan kondom. Berikut beberapa manfaat kondom yang perlu Anda ketahui.
Fungsi kondom yang pertama adalah untuk mencegah penyebaran penyakit. Tidak hanya penyakit menular seksual, tapi juga penyakit menular seksual lainnya seperti HIV. Penyebaran penyakit ini bisa dicegah dengan menggunakan alat pelindung diri seperti kondom, namun pastikan penggunaannya benar.
Kondom juga berguna dalam mencegah kehamilan. Pencegahan kehamilan diperlukan tidak hanya bagi pasangan yang belum menikah tetapi juga bagi pasangan yang sudah menikah. Biasanya pasangan suami istri menggunakan kondom jika ingin menjaga jarak dalam memiliki anak. Kondom
Cara memakai skincare yang baik dan benar, cara memakai kondom sutra yang benar, cara memakai kondom dengan baik dan benar, memakai kondom yang benar, cara memakai masker yang baik dan benar, cara memakai toner yang baik dan benar, cara memakai sunscreen yang baik dan benar, cara memakai kondom yg baik dan benar, cara memakai maskara yang baik dan benar, cara memakai kondom yang benar, cara memakai parfum yang baik dan benar, cara memakai serum yang baik dan benar