Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Angin Mini

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Angin Mini – Sebenarnya kejadiannya sudah lama sekali, namun seorang ibu yang sangat bangga dengan anaknya, namun tetap saja diceritakan tentang… dia… dia. Nah, pada bulan November lalu, semua anak usia 5 tahun di sekolah Imo ditugasi mengerjakan proyek sains alias science project. Terserah mau berbuat apa, yang penting wujudkan prinsip percobaan ilmiah, ada masalah, hipotesis, uji dan kesimpulan, itu intinya. Nantinya, hasil percobaannya dilaporkan dan dipajang di Science Fair alias Pameran Sains yang diadakan di sekolahnya.

Jadi, Imo berambisi dan ingin menunjukkan siapa yang menghasilkan lebih banyak listrik, energi angin, atau energi surya. Dia bekerja dengan sahabatnya, sebut saja dia Jack, untuk menyelesaikan tugasnya. Imo membuat turbin angin sedangkan temannya membuat sel surya. Mereka mulai meneliti dan mencari di internet cara membuat kedua benda tersebut. Sebenarnya di sini kami sudah menjual peralatan sains yang sudah jadi, tinggal dirakit saja. Tapi harganya mahal… lagi pula kurang seru, buat apa beli proyek sains di toko?

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Angin Mini

Terakhir, Imo yakin kalau bikin sendiri lebih asyik, apalagi kalau pakai bahan bekas, ini juga proyek daur ulang. Tapi oh, tidak mudah saudara-saudara sekalian untuk membuat kincir sendiri untuk menghasilkan listrik, apalagi kalau kincir mini. Sang ayah turun tangan dan mencoba menjelaskan kepada Imo prinsip kelistrikan, magnet, segala sesuatu yang berhubungan dengan turbin angin. Namun Imo tetap yang melakukan desain dan perakitan. Sang ibu pun ikut menyarankan untuk membuat kincir air dari botol air bekas. Wah…jadi Imo membuat desain kincir yang unik, walaupun kurang efektif karena pinnya bersifat magnetis…hi…hi. Tapi lumayanlah, jika diputar dengan tangan, roda tersebut justru bisa menghasilkan listrik meski dengan tegangan rendah.

Pembangkit Listrik Tenaga Angin / Bayu

Imo juga telah mengatur untuk bertemu teman Jack akhir pekan ini untuk membantu Jack menyelesaikan sel surya miliknya. Hal ini juga sangat disayangkan bagi Jack karena tampaknya orang tuanya tidak terlalu mendukung proyeknya. Saat Mosok tiba di rumahnya, mereka belum menyiapkan bahan untuk merakit sel surya. Jadi waktu habis dan dia menunggu ibu Jack mencari bahannya terlebih dahulu. Akibatnya, hingga Jack tiba di rumah, kedua putranya tidak dapat mengaktifkan sel surya dengan baik. Imo kemudian mengalihkan tanggung jawab kepada Jack, sesuai kesepakatan awal. Kami juga menyarankan Imo untuk fokus pada turbin angin saja. Bagaimanapun, dia berusaha membantu Jack, bukannya meninggalkannya sendirian.

Sang ibu sempat menghela nafas karena Imo mengerjakan proyeknya dengan awal mula fetisisme, hingga pembuatan materi presentasi hanya ditulis pada malam sebelum Science Fair, namun pada akhirnya semuanya usai. Meski akhirnya Imo harus menyelesaikan papan presentasinya di sekolah.

Malam harinya, ibu Kece dan kedua putranya berangkat ke sekolah untuk melihat pameran. Selain papan presentasi, Imo dan Jack juga memamerkan pembangkit listriknya masing-masing. Bentuk kincir angin buatan Imo yang unik menarik banyak pengunjung yang terdiri dari orang tua siswa untuk mengunjungi stand pameran. Bahkan ada seorang pria yang merekam dengan kamera ponselnya saat Imo menjelaskan cara kerja turbin angin. Bahkan ibunya sendiri pun tidak… ah… ah… ah.

Dalam pameran tersebut, penjurian juga dilakukan oleh salah satu guru dari sekolah di Imo. Pemenangnya akan diumumkan keesokan harinya. Awalnya saya mengira akan ada 1, 2, 3 pemenang, namun ternyata yang terpilih adalah 10 proyek terbaik. Aku tidak sombong, tapi aku merasa Imo mungkin bisa melakukannya. Bukan apa-apa, banyak proyek lain yang menurut saya terlalu sederhana. Namun anak-anak akan selalu menghargai upaya mereka dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmiah dan melakukan eksperimen. Hal baiknya tentang para guru di sini adalah kebanyakan dari mereka tidak suka berbicara. Mereka lebih memberikan semangat yang baik untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia 10 tahun. Walaupun mogel.com, saya selalu memperingatkan Imo untuk menyerah saja, jangan terlalu kecewa jika misalnya tidak menang. Yang terpenting usahanya sangat bagus dan bagi orang tuanya pekerjaannya selalu yang terbaik dan terbaik diantara pekerjaan lainnya.

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Angin Mini

Keesokan harinya, Imo pulang sekolah membawa kabar baik. Dia termasuk di antara 10 besar pemenang Pameran Sains, bersama temannya Jack. Dan mereka akan menjadi salah satu dari 10 tim yang lolos ke kompetisi eksperimen sains berikutnya yang diadakan di kampus John A. Logan, bersaing dengan siswa kelas lima dari sekolah lain. Hore!!! Alhamdulillah! Imo dan Jack juga diberikan kesempatan untuk menyempurnakan karyanya, dan waktu persiapannya pun lebih lama karena kompetisi akan berlangsung pada akhir tahun ajaran atau sekitar bulan Mei.

Pembangkit listrik tenaga angin rumahan, cara membuat pembangkit listrik tenaga angin sederhana, membuat pembangkit listrik tenaga angin, cara pembangkit listrik tenaga angin, harga pembangkit listrik tenaga angin, cara membuat pembangkit listrik tenaga angin rumahan, pembangkit listrik tenaga angin, cara membuat pembangkit listrik tenaga angin, membuat pembangkit listrik tenaga angin sederhana, cara membuat pembangkit listrik tenaga angin sendiri, pembangkit listrik tenaga angin mini, cara membuat pembangkit listrik tenaga surya mini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *