Ayat Tentang Nabi Isa Tidak Disalib – Yesus dan Islam > Artikel > Isa Al-Masih > Kematian Yesus > Kisah Wafatnya Nabi Isa: Ini 4 Bukti Yesus Mati di Kayu Salib
Banyak orang yang tidak percaya dengan kisah wafatnya Nabi Isa. Banyak orang percaya bahwa hal ini mustahil dan bahkan Yesus pun tidak perlu disalib.
Ayat Tentang Nabi Isa Tidak Disalib
“Dan supaya Aku memberi kesejahteraan [Bapa]… pada hari aku mati dan pada hari aku bangkit kembali” (Mazmur 19:33).
Kisah Nabi Isa Singkat Dan Lengkap Dari Lahir Sampai Wafat
Mari kita simak bukti-bukti kisah nyata wafatnya Nabi Isa. Mari memberi makna pada hidup kita.
Namun terlepas dari perbedaan pendapat tersebut. Bukti lain juga harus dipertimbangkan. Jadi mari kita lihat beberapa informasi lainnya.
Misalnya, Yesus hanya lahir dari seorang perawan (Ks 19:20). Inilah Kalimatullah (Qs 4:171). Dan dalam kematian-Nya ada kemakmuran (Mazmur 19:33).
Ada juga ayat Alquran yang menggambarkan hal-hal menarik. “(Ingatlah) ketika Allah berfirman, “Wahai Isa, Aku akan mematikanmu dan mengangkatmu kepada diri-Ku… dan Aku akan meninggikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang kafir hingga hari kiamat. …” (Kis 3:55).
Turunnya Nabi Isa Di Akhir Zaman
Bukti dari ayat ini adalah Yesus ternyata mengalami kematian. Dan tidak hanya itu, ini juga sangat istimewa.
Hal ini menegaskan bahwa banyak orang yang beriman kepada Isa Al-Masih. Di tengah perkembangan umat Kristen yang teraniaya. Murid-murid Yesus siap mati demi iman mereka.
Tentu saja, jika kematian Isa adalah berita palsu, hal itu tidak mungkin terjadi. Pasti ada orang yang dianiaya dan tidak mau membeberkan kebohongannya. Namun kegigihan para murid meneguhkan kebenaran penyaliban Yesus.
Semua hal tersebut membuktikan bahwa kisah wafatnya Nabi Isa benar-benar terjadi. Jika iya, apa maknanya dalam hidup kita?
Aqidah Seorang Muslim Terhadap Nabi Isa ‘alahissalam
Dia membiarkan semuanya menjadi cara untuk menyelamatkan orang. Makna utama kematian Yesus adalah agar kita bisa selamat dan masuk surga.
“Karena dosa, kita terpisah dari Tuhan. Namun dengan percaya kepada Yesus, kita menerima rahmat Tuhan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Melalui dia kamu juga akan menerima keselamatan [surga]” (Injil, Roma 5:10, parafrase).
[Isa dan Pekerja Islam – Untuk kontribusi atau pertanyaan tentang artikel ini, silakan kirim email ke Isa dan Pekerja Islam.]
Link terkait artikel “Kisah Kematian Ayah Nabi: Inilah 4 Bukti Yesus Mati di Kayu Salib”:
Apa Saja Mukjizat Yang Allah Berikan Pada Nabi Isa?
Kami mohon maaf jika harus menghapus komentar apa pun yang tidak terkait dengan tiga pertanyaan di atas, baik yang bersifat Kristen maupun Muslim.
Untuk membantu pembaca kami, kami telah menandai ***** komentar yang kami rasa paling baik dan membantu dalam memahami artikel di atas. Jika Anda suka, daftarlah ke buletin mingguan “Isa, Islam dan Al-Fatihah”.
Jika Anda memiliki komentar atau pertanyaan tentang artikel ini, silakan hubungi kami dengan mengklik tautan ini. Atau SMS/WA ke : 0812-8100-0718 diceritakan bahwa 753 tahun sebelum kelahiran Yesus, negara Roma didirikan oleh seseorang bernama Roemus. Ketika kaum Roem sedang berperang dengan kaum Sabean, lama kelamaan rakyat pun berdamai. Kemudian kaum Sabian akhirnya diam-diam membunuh Roemel. Apa keyakinan masyarakat Roem terhadap Roemelu? Roem tidak pernah mengatakan bahwa Roemelus meninggal, namun Roem percaya bahwa Roemus diangkat ke surga.” (
Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang tidak beriman kepadanya (Bapa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat dia (Bapa) akan menjadi saksi mereka
Apakah Agama Islam Mewajibkan Atau Diperbolehkan Menghujat, Menghina, Melecehkan Isa Almasih Atau Yesus Yang Di Akui Sebagai Tuhan Oleh Orang Orang Nasrani?
Al-Quran Surat An-Nisa ayat 160 artinya tidak ada satupun Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang dahulu beriman (bahwa Isa Al-Masih mati di kayu salib). kematiannya
Namun dalam Al-Qur’an, Tuhan telah membantah keyakinan orang-orang Yahudi dan Kristen mengenai kematian Yesus (as). di kayu salib, yang menunjukkan bahwa Almasih (Nabi Isa) yang disalib tidak pernah mati, dan Al-Qur’an menjelaskan keadaan Nabi Isa aa yang sebenarnya, dia sendiri yang mengalami keadaan tidak sadarkan diri karena keadaan yang luar biasa, seperti orang yang meninggal. penyiksaan fisik ketika turun dari salib (QS. 4:158-159).
Karena kematian di kayu salib sangat terlaknat, yang hanya dapat dijalani oleh orang-orang terkutuk (Ulangan 21:23) dan orang-orang mulia seperti Nabi Isa Al-Masih (as) tidak dapat hidup, maka beliau sebenarnya adalah rasul Allah. .
Maka jangan biarkan jenazah tergantung di tiang semalaman, tetapi kuburkan pada hari itu juga, karena siapa pun yang digantung, laknatlah di sisi Allah. Janganlah kamu mengotori tanah yang diberikan TUHAN, Tuhanmu, kepadamu sebagai warisan
Dalam Quran, Hadits, Dan Alkitab
Penyiksaan penyaliban Pastor Al-Masih hanya berlangsung selama tiga jam, yaitu pukul 12.00 hingga 15.00. Menjelang hari Sabat, ketika jenazah tidak digantung di kayu salib (Yohanes 19:31), orang-orang Yahudi meminta Pilatus untuk mematahkan kaki orang yang disalib itu dan kemudian turun secepatnya. mereka tewas di sebelah kanan dan kiri Al-Masih, kaki kedua penjahat yang disalib itu diremuk hingga mati, namun tidak dengan kaki Al-Masih, karena Al-Masih menyamar sebagai orang mati (Qs4:157). Mereka percaya bahwa Bapa (Yesus) adalah seorang nabi. ) benar-benar mati.
Keyakinan salah orang-orang Yahudi pada masa itu tentang penyaliban Nabi Isa (as) telah dibantah oleh Allah dalam Al-Qur’an, sebagaimana Dia berfirman:
Dan ذِينَ ٱختكلفَََِْلَفُواَ فِي شَكفِي شَكفِي شَكفِي شَكفِي شَكفِي شَكفِي شَكّذِينَ ِِههننَِِ لجمٍ إِلَّا ٱتِّبَاعَ ٱلظَّنِّۚ قَتَلُوَهق
Dan mereka berkata, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa Ibnu Maryam, Rasulullah swt.” Walaupun mereka tidak membunuhnya dan tidak membunuhnya (di kayu salib), namun dia menyamar bersama mereka. mati di kayu salib Dan sebenarnya mereka yang berbeda pendapat mengenai hal ini pasti meragukannya; [a] mereka tidak mempunyai pengetahuan pasti tentang hal itu, tetapi hanya mengikuti dugaan; dan mereka tidak membunuhnya dengan pasti (QS. An-Nisa: 158)
Kenapa Allah Swt Memilih Nabi Isa As Untuk Membunuh Dajjal? Inilah Alasannya Berdasar Ayat Al Quran
Menurut ayat di atas, dugaan kematian Ibnu Maryam, Ayah Almasih, menimbulkan banyak keraguan di dalam diri mereka (orang Yahudi) dan untuk menghilangkan keraguan ini, seorang tentara Romawi memukul tulang rusuk Yesus Kristus dan darahnya mengalir dengan air (Yohanes 19:32-34). ). Seperti yang dikatakan Alkitab kepada kita:
Lalu datanglah tentara-tentara itu dan mematahkan kaki orang pertama dan kaki orang kedua yang disalib bersama Yesus; Tetapi ketika mereka datang kepada Yesus dan melihat bahwa Dia sudah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi salah satu prajurit menusuk lambung-Nya dengan tombak, dan segera keluar darah dan air.
Penikaman ini diyakini akan mengakhiri kematian Isa Al-Masih, meski terbukti sebaliknya bahwa ia tidak mati (sebagaimana adanya), karena darah dengan air mengalir merupakan tanda alam bahwa ia masih hidup. Kesalahpahaman mereka adalah bahwa penyelamatan Isa Al-Masih dari kematian terkutuk di kayu salib adalah pertolongan Ilahi dan pertolongan ini ditingkatkan oleh murid-muridnya kaum Hawariyin yaitu Yusuf dari Arimatea dan Al-Masih beliau yang turun dari salib. sahabat Kemudian dia (as) dibawa ke sebuah gua batu (saat itu adalah makam tradisional Yahudi dan makam yang mirip gua itu milik Yusuf dari Arimatea) dan setelah diolah dengan rempah-rempah, dia ditempatkan di Nabi Isa (as). ) . Kain Kafan Turin, kain yang digunakan sebagai handuk.
Maka sempurnalah janji Allah bahwa Dia akan menyelamatkan Isa Al-Masih dari kematian terlaknat ketika dia disalib, yaitu kakinya dipatahkan dan tulang serta sumsumnya diambil (QS. 3:56) Terakhir, rencana kaum Yahudi ( pengkhianatan). ) penyaliban nabi Isa gagal. (Lihat 3:55).
Nabi Isa Diangkat Ke Langit
Demikian pula nubuat Isa Al-Masih digenapi dalam Alkitab: Anak Manusia akan berada tiga hari di dalam perut bumi, seperti Yunus tiga hari di dalam perut ikan ketika ia masih hidup ( Markus 16). : 1-2).
Setelah penyaliban belaka, Nabi Isa (AS). Dia tidak naik atau naik ke surga seperti yang diyakini oleh gereja atau umat Islam pada umumnya, tetapi dia melanjutkan pekerjaan menggembalakan domba Israel yang hilang. (Qs. Ali Imran: 49-40; Matius 15:24) dan salah satu sifat wajib seorang rasul adalah berdakwah untuk menyampaikan ajaran Tabligh atau Tauhid.
“Dan (ingatlah) ketika” Isa putra Maryam berkata: Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu… (QS. As-Saff: Ayat 7)
Setelah sembuh dari luka yang sangat parah akibat penyiksaan di kayu salib, ia meninggalkan Palestina, melakukan perjalanan ke timur bersama ibunya. Dia menjelajahi Suriah, Persia dan Pakistan. Di Pakistan utara, Hazrat Maryam dibunuh dan dimakamkan di kota Murree. Dari sinilah Al-Masih Ibnu Maryam masuk ke Kasymiri dan memulai hidup baru sebagai ayah dari beberapa anak (salah satu warga Srinagar bernama Sahibzada Bajual Salim yang memiliki silsilah lengkap hingga Nabi Isa Al-Masih).
Benarkah Al Quran Mengatakan Yesus Tidak Disalib Namun Wajahnya Diserupakan, Hal Ini Dikuatkan Oleh Matius 26
Hingga saat ini peristiwa hijrah identik dengan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal, ketika kita membaca Al-Qur’an, tentu para nabi dan rasul lain selain Nabi Muhammad mengalami babak baru dalam dakwahnya berupa hijrah. Namun kita mungkin tidak menyadari bahwa ini adalah fase baru hijrah mereka, dakwah Rasulullah.
Meski banyak nabi dan rasul yang mengalami hijrah, namun hijrah mereka berbeda dengan hijrah Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ada dua pendapat mengenai hijrahnya Nabi Ibrahim (AS) yang kota mana yang menjadi tujuan Nabi Ibrahim (AS) setelah meninggalkan negara Irak. (1) Ada yang mengatakan dia pergi ke Mekah dan (2) ada pula yang mengatakan dia pergi ke Syria, tanah Yerusalem di Palestina. Dan tidak diragukan lagi bahwa Nabi Ibrahim memasuki kedua kota tersebut. Tapi kota mana yang harus Anda kunjungi pertama kali? Allahu a’lam
Maka Luth membenarkan (nubuatannya). Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku akan pergi ke mana Tuhanku memerintahkan (aku); Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Ankabut: 27).
Nabi Isa As › Laduni.id
Dan Ibrahim berkata, “Sesungguhnya aku akan berangkat
Ayat alquran tentang nabi isa tidak disalib, sejarah nabi isa disalib, nabi isa tidak disalib, kenapa nabi isa disalib, cerita nabi isa disalib, cerita tentang nabi isa yang disalib, apakah nabi isa disalib, nabi isa tidak mati disalib, kenapa nabi isa mau disalib, kisah nabi isa disalib, cerita nabi isa yang disalib, ayat nabi isa tidak disalib