Apa Saja Gejala Kanker Serviks – Kanker serviks adalah sel kanker yang tumbuh pada sel dan jaringan leher rahim. Kanker jenis ini terjadi akibat infeksi human papilloma virus atau HPV yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik oral maupun penetrasi. Itu sebabnya Anda perlu mengetahui apa saja gejala awal kanker serviks dan kapan harus ke dokter.
Keputihan yang tidak normal juga menjadi salah satu gejala kanker serviks pada stadium awal. Bila hal ini terjadi, warna lendir pada keputihan terlihat tidak biasa dan berbau tidak sedap. Selain itu, tekstur dan konsistensi cairan vagina juga tidak normal.
Apa Saja Gejala Kanker Serviks
Gejala awal kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan vagina saat Anda tidak sedang menstruasi. Perdarahan yang terjadi mungkin lebih atau kurang dari periode normalnya. Selain itu, pendarahan pada wanita pascamenopause juga bisa terjadi atau terjadi saat berhubungan seks.
Apa Saja Ciri Ciri Kanker Serviks Dan Penyebabnya?
Jika Anda mengalami nyeri panggul saat berhubungan intim, mungkin itu salah satu gejala awal kanker serviks. Namun gejala tersebut sebenarnya bisa terjadi akibat penyakit lain seperti endometriosis atau fibroid. Jika Anda melihat gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera temui dokter.
Gejala kanker serviks yang umum dialami penderitanya antara lain nyeri panggul, sulit buang air kecil, dan kaki bengkak. Jika kanker telah menyebar ke organ terdekat atau kelenjar getah bening, maka kanker dapat mempengaruhi mekanisme kerja organ tersebut. Misalnya, komplikasi kanker serviks dapat memberikan tekanan pada kandung kemih atau menghambat aliran darah di pembuluh darah.
Tubuh mudah lelah karena banyak faktor. Salah satunya adalah pendarahan vagina yang tidak normal. Akibatnya tubuh lambat laun kekurangan sel darah merah atau anemia, dan akibatnya terasa lelah. Padahal, meski memiliki waktu istirahat yang cukup, rasa lelah pada tubuh tidak akan berkurang., JAKARTA – Kanker serviks kerap dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam bagi wanita. Pasalnya, gejala kanker serviks seringkali tidak terdeteksi hingga kanker serviks sudah mencapai stadium yang cukup serius. Namun meski kanker ini sulit didiagnosis, ada beberapa gejala yang patut Anda waspadai.
Berdasarkan data Globocan sejak tahun 2020, human papillomavirus (HPV) sebagai penyebab kanker serviks telah membunuh 21.003 orang dan terdapat 36.633 kasus baru pada wanita.
Gejala Kanker Serviks, Perempuan Wajib Tahu 0
Artinya, lebih dari 50, hampir 60 perempuan di Indonesia meninggal setiap harinya, menjadikan kanker serviks sebagai kanker terbanyak kedua di Indonesia.
Selain itu, dari seluruh kasus baru kanker serviks yang terdeteksi di Indonesia, lebih dari 80% diketahui berada pada stadium lanjut. Dalam situasi ini, pengobatan menjadi lebih sulit, mahal, dan tingkat keberhasilan menurun.
Kanker serviks adalah suatu kondisi yang terjadi ketika sel kanker tumbuh di leher rahim. Leher rahim atau leher rahim merupakan organ sempit yang terletak di bagian bawah rahim dan terhubung dengan vagina.
Penyebab pasti kanker serviks masih belum diketahui secara pasti, namun biasanya disebabkan oleh infeksi HPV (human papillomavirus). Jenis virus HPV tidak hanya satu, melainkan 100 jenis. Secara umum, virus HPV-16 dan HPV-18 merupakan jenis yang umum menginfeksi dan menyebabkan kanker serviks.
Gejala Kanker Serviks, Wajib Paham Sebelum Terlambat
Pengenalan dini gejala kanker serviks penting bagi setiap wanita agar dapat didiagnosis sedini mungkin untuk mencegah komplikasi kanker serviks. Biasanya wanita penderita kanker serviks tidak menunjukkan gejala apa pun pada awalnya. Biasanya gejala tidak muncul sampai kanker serviks telah menyebar dan tumbuh ke jaringan di dekatnya.
Ada kriteria berbeda untuk perdarahan vagina abnormal. Mulai dari pendarahan setelah berhubungan seks, setelah menopause, menstruasi yang lebih lama, dan pendarahan di antara siklus menstruasi.
Selain itu, Anda juga harus waspada bila terjadi pendarahan vagina yang tidak normal setelah mandi atau pemeriksaan panggul.
Tarane Shirazian, ginekolog di NYU Langone Health, pendarahan vagina yang tidak normal adalah salah satu gejala kanker serviks yang paling umum.
Kanker Serviks (kanker Leher Rahim)
Pendarahan vagina juga merupakan ciri kanker serviks stadium lanjut. Sebab, ini berarti perkembangan tumor pada kanker serviks sudah mulai menyebar dan mempengaruhi jaringan di sekitarnya.
Jika ciri-ciri kanker serviks ini muncul, sebaiknya jangan anggap remeh gejala kanker serviks dan segera periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Normalnya, keputihan tidak berbau dan tidak berwarna. Jaringannya juga umumnya lengket seperti lendir. Keadaan ini sebenarnya merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan selama kondisinya masih dalam batas wajar.
Namun, ada kondisi keputihan yang menandakan kanker serviks. Keputihan akibat kanker serviks tampak berdarah, berbau amis, dan lebih kental dari biasanya.
Hat Hati Ya Wanita, Kanker Serviks Stadium Awal Tak Ada Gejalanya Sama Sekali, Baca Ini!
Keputihan yang tidak normal ini bisa terjadi setelah menopause atau di antara periode menstruasi. Shirazian lebih lanjut menyampaikan bahwa keputihan biasanya berwarna merah muda atau agak coklat.
Kondisi ini biasanya terjadi karena potongan jaringan atau yang biasa disebut nekrosis menonjol keluar melalui vagina. Selain itu, cairan juga berasal dari tumor di dalam leher rahim yang menyebabkan keputihan menjadi tidak normal.
Nyeri pada punggung dan panggul biasanya menandakan adanya masalah pada organ reproduksi, termasuk leher rahim. Selain itu, Anda juga harus waspada bila nyeri punggung terasa cukup parah.
Gejala kanker serviks berupa nyeri pinggul dan punggung juga bisa menyebar ke organ lain seperti kandung kemih, usus, paru-paru, atau hati.
Saatnya Cegah Kanker Serviks Dan Payudara
Pasalnya, masalah yang terjadi pada leher rahim atau leher rahim tidak berdampak langsung pada saraf tubuh. Oleh karena itu, gejala baru muncul ketika sudah berada pada stadium lanjut.
Jika Anda mengalami nyeri punggung atau pinggul terus-menerus tanpa alasan yang jelas, temui dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Meski kelelahan akibat kanker serviks mirip dengan gejala penyakit lain, biasanya gejalanya lebih parah. Hal ini juga disebabkan oleh pendarahan vagina yang tidak normal. Akibatnya, jumlah sel darah merah dan oksigen dalam tubuh berkurang.
Jika Anda merasa sangat lelah dan istirahat saja tidak cukup, cobalah memeriksakan diri ke dokter. Dokter Anda dapat memeriksa kadar zat besi dan sel darah merah Anda untuk menentukan apakah yang Anda alami merupakan tanda kanker serviks.
Kanker Serviks Si Pembunuh Banyak Wanita • Prosehat
Pertumbuhan tumor di seluruh jaringan serviks dapat menyebabkan nyeri hebat saat berhubungan intim. Gejala ini semakin jelas terlihat terutama ketika kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut.
Namun, nyeri atau pendarahan yang terjadi saat berhubungan seks belum tentu menandakan Anda mengalami kondisi medis serius.
Rasa sakit atau pegal yang Anda rasakan saat berhubungan seks mungkin saja disebabkan oleh masalah lain, bukan merupakan tanda kanker serviks. Peradangan serviks, infeksi vagina, dan polip serviks juga bisa menyebabkan nyeri saat berhubungan seks.
Namun jika Anda merasakannya terus-menerus, berhati-hatilah. Pasalnya, rasa sakit ini mungkin merupakan sinyal dari tubuh untuk memberi tahu Anda tentang ciri-ciri kanker serviks.
Gejala Kanker Serviks Yang Sering Diabaikan
Sama seperti jenis kanker lainnya, penurunan berat badan secara tiba-tiba juga bisa menjadi tanda atau gejala kanker serviks. Kondisi ini biasanya terjadi tanpa persiapan. Artinya, Anda tidak sedang menjalani program penurunan berat badan khusus.
Namun gejala kanker serviks ini bisa terjadi karena kondisi tertentu seperti rasa lelah yang ekstrim, nyeri dan rasa tidak nyaman pada tubuh. Akibatnya, Anda menjadi malas makan dan menurunkan berat badan.
Penurunan berat badan secara tiba-tiba tidak selalu menimbulkan gejala kanker serviks. Namun, Anda tidak boleh mengabaikannya, apalagi jika ada gejala lain.
Mual yang tak kunjung hilang bisa jadi merupakan gejala kanker serviks. Keluhan ini terjadi karena saat leher rahim membengkak menuju rongga perut, saluran pencernaan dan lambung mengalami tekanan.
Waktu Terbaik Lakukan Vaksinasi Hpv Untuk Cegah Kanker Serviks
Akibatnya, kondisi ini menyebabkan refluks asam atau peningkatan asam lambung di tenggorokan. Anda juga merasa mual sepanjang waktu. Namun, ini biasanya bukan gejala utama.
Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil sebenarnya bukanlah gejala utama kanker serviks. Ciri-ciri kanker serviks ini biasanya baru muncul ketika kanker telah menyebar ke berbagai jaringan di sekitarnya.
Struktur kelamin wanita yang dekat dengan saluran kemih berpotensi menimbulkan gejala mirip infeksi saluran kemih.
Gejala kanker serviks antara lain nyeri saat buang air kecil, kesulitan buang air kecil, dan peningkatan frekuensi buang air kecil. Segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti penyakit Anda.
Cara Mencegah Kanker Serviks Yang Penting Diketahui Para Wanita
Banyak orang mungkin tidak menyadari gejala ini. Kaki bengkak dan nyeri merupakan salah satu gejala kanker serviks yang patut Anda waspadai. Keluhan ini biasanya muncul jika kanker sudah berada pada stadium yang lebih serius.
Dampak nyeri punggung dan pinggul juga bisa menjalar hingga ke kaki. Keluhan ini juga bisa muncul bila kanker serviks sudah menyebar ke kelenjar getah bening yang terletak di area sela-sela tulang panggul.
Selain itu, kaki menjadi bengkak karena sel kanker menghalangi cairan getah bening yang seharusnya dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya cairan menumpuk di kaki. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan yang disebut limfedema.
Jika Anda merasakan gejala kanker serviks, penting bagi Anda untuk didiagnosis menderita kanker serviks, yang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan IVA atau tes Pap smear.
Kenali Kanker Serviks Sejak Dini
Pap smear yang tidak normal tidak selalu merupakan tanda kanker serviks. Namun, ini bisa menjadi “tanda” penting yang tidak boleh Anda anggap enteng.
Jika Anda pernah menjalani tes Pap dengan hasil yang tidak normal, sebaiknya Anda menjalani tes lanjutan untuk mengetahui kondisi Anda yang sebenarnya.
Berbagai ciri-ciri kanker serviks di atas bisa juga disebabkan oleh penyakit atau kondisi lain pada tubuh Anda. Bagi wanita yang aktif secara seksual, disarankan untuk melakukan Pap smear setidaknya setiap tiga hingga lima tahun sekali atau ikuti anjuran dokter.
Deteksi dini kanker serviks penting dilakukan karena semakin dini kanker terdeteksi, maka semakin baik pula harapan kesembuhan dari kanker serviks. Selain itu, penting juga bagi Anda untuk mendapatkan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks. Jika Anda melihat gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. (*)
Jangan Anggap Remeh Keputihan, Bisa Jadi Cikal Bakal Kanker Serviks
7 gejala kanker serviks, gejala kanker serviks, pengobatan gejala kanker serviks, bagaimana gejala kanker serviks, gejala sakit kanker serviks, tanda2 gejala kanker serviks, penyebab gejala kanker serviks, keputihan gejala kanker serviks, kanker serviks menular melalui apa saja, gejala umum kanker serviks, gejala awal kanker serviks, apa saja gejala kanker otak