Cara Mencegah Penyakit Gula Darah

Cara Mencegah Penyakit Gula Darah – Situasi pandemi COVID-19 dengan adanya New Normal mengharuskan kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri agar penyakit ini tidak mudah menimpa kita, termasuk para penderita diabetes melitus (DM).

DM atau biasa dikenal dengan penyakit kencing manis (diabetes) merupakan penyakit metabolik yang menyebabkan tingginya gula darah (gula darah >126 atau gula darah 2 jam setelah makan >200 atau Hb1AC >6,5%). Penyakit ini sering disebabkan oleh sering merasa haus (polidipsia), lapar (polifagia), sering buang air kecil (poliuria), dan kehilangan kesadaran.

Cara Mencegah Penyakit Gula Darah

Permasalahan penderita DM terbagi menjadi permasalahan mikrovaskuler dan makrovaskuler serta permasalahan sistem saraf (neuropati). Masalah makrovaskuler sering berhubungan dengan jantung (koroner), otak (stroke) dan pembuluh darah; masalah mikrovaskuler yang mempengaruhi ginjal (gagal ginjal) dan mata (retinopati); Bila penyakit saraf (neuropati) muncul akibat mati rasa, kesemutan dan kulit kering.

Rsup Dr. Sardjito

DM juga merupakan penyakit sistem kekebalan tubuh, yaitu penyakit yang kemampuan tubuh menjadi lemah sehingga mudah menyebar dan menimbulkan penyakit peradangan (inflamasi). Selain DM, penyakit penyerta seperti TBC, gagal ginjal, HIV dll. Pada masa pandemi COVID-19, banyak pasien DM yang mengidap penyakit COVID-19, menurut data RS Karyadi Semarang (Maret-Juli 2020) hampir separuh pasien COVID-19 mengidap penyakit DM, bahkan ada yang mewabah. Angka kematian akibat COVID-19 19 meningkat pada pasien DM yang dirawat.

Melihat fenomena tersebut, maka penting untuk melakukan pencegahan terhadap komplikasi DM, tidak hanya pencegahan makro dan mikrovaskuler saja, namun juga memperhatikan pencegahan penyakit pada penderita DM.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi DM, khususnya di masa pandemi COVID-19, antara lain:

Himbauan ini disampaikan Satgas Penanganan COVID-19, agar masyarakat menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan) termasuk pada penderita DM. Seperti yang telah disebutkan di atas, DM merupakan penyakit pada sistem kekebalan tubuh, sehingga jika terkena atau terkena virus berukuran kecil dapat menyebabkan penyakit, terutama pneumonia. Oleh karena itu, pasien DM sebaiknya mengikuti anjuran Satgas COVID-19 demi kepentingan dirinya sendiri dan orang lain.

Infografis Cara Cegah Pradiabetes Berkembang Jadi Diabetes

Prinsip utama penatalaksanaan pola makan pasien DM bukanlah mengurangi makanan, namun makanan harus seimbang dan memenuhi kebutuhan kalori dan gizi setiap orang. Menderita DM bukan berarti berpuasa karbohidrat, namun mengontrol konsumsi karbohidrat sesuai kebutuhan, misalnya 45-46% dari seluruh kalori. Karbohidrat yang dianjurkan adalah yang mengandung serat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan biji-bijian. Protein dan lemak juga dibutuhkan oleh penderita DM (masing-masing 20-25% dari seluruh kalori) karena berfungsi cepat sembuh, seperti ikan, udang, cumi, daging tanpa lemak, ayam tanpa daging, susu rendah lemak, tahu dan tempe. .

Dengan memantau gula darah melalui pengukuran gula darah harian, pasien DM dapat memantau efek pola makan dan olahraganya. Jadi jika gula darah Anda tinggi atau tinggi, bisa dikontrol dengan memperbanyak atau mengurangi pola makan dan olahraga

Olah raga merupakan salah satu pilar penatalaksanaan DM. Olah raga yang dianjurkan adalah olah raga rutin 3-5 hari dalam seminggu selama 30-45 menit dengan disertai olah raga aerobik seperti lari, bersepeda dan berenang air. Selama wabah seperti ini dan saat berolahraga, Anda harus terus menerapkan tindakan kesehatan (menggunakan 3M). Melalui olahraga, tubuh menjadi sehat, berat badan turun, gula terkontrol, kolesterol menurun, dan tekanan darah menjadi stabil.

Bagi penderita obesitas, menurunkan 0,5-1 kg/minggu atau kehilangan 5-7% berat badan dalam 6 bulan adalah hal yang baik. Menurunkan berat badan sebaiknya dilakukan perlahan tapi pasti, dengan olahraga dan pola makan sehat.

Cara Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal Kronis

Ketika ada epidemi seperti ini, semua lapangan pekerjaan menurun. Hal ini dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran kita. Bagi penderita DM, stres dapat menyebabkan peningkatan katekolamin dan glukagon yang menyebabkan gula darah tinggi. Teknik pengurangan stres seperti relaksasi, meditasi, pelatihan pribadi (LPD) dan meditasi dapat digunakan.

Menjaga kelembapan kulit penting bagi penderita DM, terutama bagi kulit kering. Hal ini bertujuan agar kulit tidak mudah terkelupas sehingga menimbulkan rasa sakit dan infeksi. Mempertahankan kelembapan bisa dilakukan dengan mengoleskan lotion, minyak zaitun atau produk perawatan kulit lainnya.

“Sembuhkanlah orang yang sakit dengan kesehatan, lindungi harta bendamu dengan zakat, dan persiapkanlah shalat untuk menghadapi musibah.” Inilah sabda Nabi untuk menghadapi banyak situasi agar Allah mudahkan segala sesuatunya bagi kita.

Mari kita selalu berusaha menjaga kesehatan agar terhindar dari segala macam penyakit, termasuk penyakit dan permasalahan DM. Selamat Hari Diabetes Sedunia 2020. Semoga di masa pandemi ini kita semua khususnya para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan tetap sehat, bersih, dilindungi dan dirawat. Apa itu diabetes? Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Diabetes juga terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang tersedia. Insulin merupakan obat yang mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Oleh karena itu, gula darah terlalu banyak dan timbullah penyakit yang disebut diabetes. Penyakit diabetes dapat menimbulkan masalah, kerusakan pada organ-organ dalam tubuh kita, seperti kerusakan pada pembuluh darah, ginjal, dan jantung.

Cegah, Cegah, Dan Cegah Penyakit Tidak Menular Seperti Hipertensi, Stroke, Diabetes

4 Cara Mencegah Diabetes Untuk menghindari diabetes, cara terbaik adalah dengan mengubah gaya hidup. Beberapa perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Menurut informasi dari American Diabetes Association dan Harvard Medical School, berikut cara sederhana mencegah diabetes:

1. Jagalah tubuh tetap teratur Latihan fisik atau olah raga mempunyai banyak manfaat. Seperti penurunan berat badan, menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu mengendalikan diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik dapat membantu mengendalikan diabetes. Nah, agar terhindar dari diabetes sebenarnya, kita bisa melakukan dua jenis aktivitas fisik.

2. Konsumsi serat yang cukup Selain membantu menurunkan berat badan, serat membantu kita mengontrol gula darah dan menurunkan risiko penyakit jantung. Kita bisa mengonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan atau biji-bijian yang mengandung serat.

3. Makan lemak baik Jenis lemak pada makanan yang kita makan juga mempengaruhi risiko diabetes. Lemak, seperti lemak tak jenuh ganda yang ditemukan dalam minyak nabati, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dapat membantu mencegah diabetes tipe 2. jenis margarin, makanan yang dipanggang, atau digoreng di sebagian besar restoran. makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko diabetes.

Diabetes Usia Muda Semakin Sering Terjadi. Apa Yang Bisa Anda Lakukan?

4. Jangan minum minuman bersoda Minuman bersoda memiliki kandungan glikemik yang pada akhirnya meningkatkan risiko diabetes. Hal ini telah dibuktikan oleh Riset Kesehatan. Penelitian ini membuktikan bahwa wanita yang minum satu atau lebih minuman bersoda dalam sehari memiliki risiko 83 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan wanita yang minum air putih kurang dari sebulan. Sebagai gantinya, kita bisa memilih minum air putih, kopi, dan teh tanpa tambahan gula. Nah itulah pengertian diabetes dan cara mencegahnya.

Cara mencegah penyakit gula darah tinggi, cara mencegah sakit gula, cara mencegah penyakit gula diabetes, cara mencegah gula darah, mencegah penyakit gula darah, cara mencegah gula darah tinggi, cara mencegah gula darah naik, cara mencegah gula darah rendah, mencegah gula darah tinggi, mencegah penyakit gula, cara mencegah penyakit gula, cara mencegah kadar gula tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *