Cara Menyikat Gigi Yang Baik

Cara Menyikat Gigi Yang Baik – Jakarta Pusat (27/7) – Mahasiswa Tim II UNDIP bernama Bilqis Anshori yang berdomisili di Kota Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Serdang, RT.009 RW.02, melaksanakan program monodisiplin tentang Himbauan Penundaan Kunjungan Saat Pandemi ke Dokter Gigi dan Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan Masyarakat untuk Mandiri Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulutnya. Motivasi program ini bermula dari himbauan untuk menunda kunjungan ke dokter gigi dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mengeluarkan Surat Edaran PDGI No. 2776/PB PDGI/III-3/2020 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Gigi Pada Masa Pandemi Virus Covid-19, yang meminta penundaan prosedur perawatan gigi non darurat selama pandemi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19 karena prosedur perawatan gigi melibatkan langsung air liur yang merupakan sarana penularan yang sangat berisiko. Pemahaman masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar masih sangat rendah. Hal ini diketahui berdasarkan hasil survei yang telah disebar sebelumnya, menunjukkan bahwa pemahaman di masyarakat masih kurang dan masih terdapat beberapa kesalahpahaman mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Untuk itu, upaya perlindungan mandiri perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya permasalahan gigi dan mulut yang memerlukan kunjungan ke dokter gigi di masa pandemi.

Persiapan program ini dimulai dari minggu pertama dengan pembuatan dan pencetakan poster infografis sebagai sarana pelatihan, pembuatan dan pencetakan buku saku yang dapat digunakan warga sekitar sebagai panduan untuk penjelasan lebih detail mengenai pelatihan yang diberikan, dan persiapan media. . Mendukung program kerja melalui sikat gigi dan pasta gigi untuk dibagikan kepada warga sekitar.

Cara Menyikat Gigi Yang Baik

Pada kegiatan yang merupakan program kerja kedua ini, dijelaskan 3 (tiga) materi kepada warga sekitar, seperti imbauan untuk menunda kunjungan ke dokter gigi di masa pandemi, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta cara mencuci. gigi. Anda. gigi sudah benar. Selain itu juga menjelaskan beberapa kesalahpahaman yang masih ada di masyarakat tentang menyikat gigi. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selama acara ini berlangsung, warga antusias mendengarkan penjelasan materi. Setelah materi disampaikan, warga mendapatkan buku saku yang berisi penjelasan lebih lanjut mengenai materi yang disampaikan, dan warga diberikan sikat gigi dan pasta gigi untuk menunjang kemajuan program studi ini.

Cara Menyikat Gigi Yang Benar

Mengenai materi yang dibagikan untuk menilai pemahaman warga setelah pelatihan terhadap materi tersebut. Berdasarkan hasil survei, warga sudah mengetahui dan memahami materi yang disampaikan dan ada beberapa informasi yang diberikan

Mahasiswa UNDIP Bilqis Anshori berharap melalui program ini masyarakat dapat mengetahui kasus-kasus darurat gigi yang memerlukan perhatian segera, mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar, serta dapat menerapkan cara-cara tersebut untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Jepara, (01/08/2021) – Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Masalah gigi yang paling sering dilaporkan adalah gigi berlubang. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, 88,8% masyarakat Indonesia mengalami kerusakan gigi. Kebanyakan anak mempunyai gigi berlubang, ketika anak ditanya tentang aturan menyikat gigi yang benar, sebagian besar dari mereka tidak menyikat gigi. Hal ini menunjukkan masih kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya sikat gigi dan perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Oleh karena itu, program kerja berupa upaya pencegahan dengan memberikan edukasi menjaga kesehatan gigi dan mulut saat ini sedang dilakukan di Pulang Kampung. Pelatihan tersebut meliputi cara menyikat gigi yang benar dua kali sehari, yaitu pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur.

Siswa memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada anak-anak di desa Welahan melalui poster. Pelatihan tersebut menjelaskan tentang langkah menyikat gigi yang benar, waktu menyikat gigi yang tepat, dan bahaya jika tidak menyikat gigi. Tidak hanya memberikan edukasi, siswa juga mempraktekkan langkah-langkah menyikat gigi pada model gigi sehingga lebih mudah dipahami oleh anak. Seluruh anak peserta praktik konseling melakukan praktik menyikat gigi dengan benar. Kemudian sikat gigi dan pasta gigi dibagikan kepada anak-anak. Konseling dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Tidak Boleh Asal, Begini Cara Sikat Gigi Yang Benar

Harapan kami, setelah program ini selesai, masyarakat termasuk anak-anak dapat menerapkan cara-cara yang baik dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang sering dilupakan masyarakat hingga saat ini. . Hal ini dibuktikan dengan hasil survei Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) tahun 2017 indeks DMFT sebesar 4,85; Artinya setiap penduduk di Indonesia rata-rata mempunyai 5 gigi rusak. Selain itu, ketika masyarakat mempunyai keluhan mengenai giginya, mereka sendiri yang mencari perawatan. Jika Anda merasa keluhan Anda sudah teratasi, Anda cenderung melupakan masalah kesehatan gigi dan mulut Anda. Namun bila keluhannya tidak kunjung teratasi, masyarakat akan berobat ke dokter gigi, namun biasanya gigi sudah dalam kondisi yang memerlukan perawatan rumit dan berisiko biaya tinggi. Namun kesehatan gigi dan mulut juga berdampak pada kondisi kesehatan secara umum dan aspek kehidupan manusia lainnya. Jika seseorang mempunyai masalah pada gigi dan mulutnya, maka peran rongga mulut sebagai pintu masuk utama makanan, sumber energi untuk menopang kehidupan menjadi terganggu. Apabila dibiarkan tanpa sepengetahuan seseorang yang menjaga kesehatan gigi dan mulut, permasalahan gigi dan mulut akan mengakibatkan menurunnya konsentrasi seseorang dalam belajar atau bekerja sehingga menurunkan produktivitas individu tersebut.

Padahal, Islam mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menjaga kebersihannya. Beberapa hadits Nabi kita tentang menjaga kebersihan mulut adalah sebagai berikut:

Kata-kata: Pesan Allah قَامَيَمَام َشُوصُ فَاهُ بِالسِّو َاكِ»

Osman bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, dia berkata: Dia meriwayatkan kepada kami dari Jarir, Mansur, Abi Wail, Hudayfa, yang mengatakan: Nabi sallallahu alayhi wa sallam menyapaku dan membersihkan mulutnya ketika dia bangun di malam hari. dengan siwak.

Surya Husadha Hospital

Kata-kata: Jika Allah menghendaki, kata-kata رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّهِ صَلَّهُ ا للَنْه ُ teks

Abdullah bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Malik meriwayatkan kepada kami dari Abu’z-Zinad, yang meriwayatkan dari al-A’raj, yang meriwayatkan dari Abu Hurairah: Rasulullah bersabda: Sekiranya aku tidak menjadi beban bagi orang atau umat saya, saya akan memesannya di Siwak setiap kali Anda bertanya.

Sebagai pengikut Nabi (SAW), kita harus menjaga kesehatan gigi dan mulut kita. Berikut beberapa hal penting yang perlu kita perhatikan untuk melindungi kesehatan gigi dan mulut kita:

Langkah menyikat gigi yang baik dan benar, ppt cara menyikat gigi yang baik dan benar, poster cara menyikat gigi yang baik dan benar, menyikat gigi yang baik dan benar, menyikat gigi yang baik, cara menyikat gigi yang benar, materi penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar, penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar, cara menyikat gigi dengan baik, cara menyikat gigi yang baik dan benar, teknik menyikat gigi yang baik dan benar, cara menyikat gigi dengan baik dan benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *